Anak 9 Tahun Tenggelam di Bengawan Solo Lamongan, Diduga Tak Bisa Berenang

Desa, Peristiwa62 Dilihat

Kabar Lamongan – Seorang anak berusia 9 tahun berinisial AFA, pelajar kelas 2 MI, dilaporkan tenggelam di Sungai Bengawan Solo, tepatnya di wilayah Desa Laren, Kecamatan Laren, Kabupaten Lamongan, pada Jumat (03/04/2026) sore. Hingga Sabtu (04/04/2026), korban masih belum ditemukan.

Kejadian bermula sekitar pukul 15.00 WIB. Sebelumnya, AFA pamit kepada orang tuanya untuk bermain bola di lapangan desa. Usai bermain, ia bersama dua orang temannya beranjak ke tepi Bengawan Solo yang lokasinya hanya sekitar 50 meter dari lapangan untuk mandi.

Nahas, di tengah keseruan itu AFA diduga tidak bisa berenang dan tiba-tiba terseret derasnya arus sungai. Dua temannya yang menyaksikan kejadian itu sempat mencoba menolong, tetapi korban sudah lebih dulu tenggelam dan hilang dari permukaan air.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian langsung bergerak melakukan pencarian dan melaporkannya ke perangkat desa serta pihak berwenang. Tak lama berselang, tim gabungan dari BPBD Lamongan, Satpolairud Polres Lamongan, dan Polsek Laren pun diterjunkan ke lokasi.

Meski penyisiran langsung dilakukan sepanjang aliran sungai di sekitar titik kejadian, hingga malam pada hari Jumat, korban belum juga berhasil ditemukan. Pencarian terpaksa dihentikan sementara lantaran kondisi sudah gelap.

Keesokan harinya, Sabtu (04/04/2026) pagi, proses pencarian kembali dilanjutkan dengan cakupan area yang diperluas mengikuti aliran Bengawan Solo. Petugas menurunkan tiga perahu karet untuk memaksimalkan penyisiran. Kasi Humas Polres Lamongan, Ipda M. Hamzaid, membenarkan hal tersebut.

“Pagi ini, kami dari Polres Lamongan bersama instansi terkait dan bantuan potensi masyarakat melakukan pencarian terhadap seorang anak yang dilaporkan tenggelam di Bengawan Solo. Ini merupakan hari kedua pencarian. Mohon doa agar korban segera ditemukan,” ujarnya.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *