Aksi Penyerangan di Babat Berujung Penangkapan, Lima Pemuda Jalani Pemeriksaan Intensif

Peristiwa51 Dilihat

Kabar Lamongan – Aparat Polsek Babat mengamankan lima pemuda yang diduga terlibat dalam aksi penyerangan terhadap dua pengendara sepeda motor di Jalan Raya Babat-Lamongan, tepatnya di Desa Gembong, Kecamatan Babat, Kabupaten Lamongan.

Kelima terduga pelaku merupakan warga Kecamatan Modo. Mereka masing-masing berinisial AZ (16), MNKR (17), RH (17), MQA, dan MA (14). Saat ini, seluruhnya masih menjalani pemeriksaan intensif di Mapolsek Babat.

Kapolsek Babat, Kompol Chakim Amrulloh, mengatakan bahwa aksi penyerangan tersebut terjadi pada Sabtu (01/08/2026) sekitar pukul 23.00 WIB. Saat itu, dua korban berinisial FNR (18) dan AAP (16), warga Kecamatan Maduran, tengah melintas menggunakan sepeda motor ketika diduga diserang oleh para pelaku.

“Salah satu pelaku diduga menyabet tangan korban menggunakan potongan selang. Setelah itu, mereka kembali menyabet korban lainnya,” ujar Chakim, Minggu (02/08/2026).

Usai kejadian, kedua korban melakukan pengejaran hingga ke sebuah kafe di Desa Datinawong, Kecamatan Babat. Setibanya di lokasi, warga turut membantu mengamankan dua terduga pelaku, sementara tiga pelaku lainnya sempat melarikan diri.

Petugas Polsek Babat yang menerima laporan melalui layanan darurat 110 langsung menuju lokasi untuk mengamankan kedua pemuda tersebut. Dari hasil pengembangan penyelidikan, polisi kemudian berhasil menangkap tiga terduga pelaku lainnya.

“Dari hasil pemeriksaan, mereka mengaku berangkat bersama menggunakan dua sepeda motor, sehingga total ada lima orang yang terlibat,” kata Chakim.

Dalam aksinya, kelompok pemuda tersebut diduga membawa sejumlah barang berbahaya, di antaranya potongan selang, senjata tajam jenis celurit, serta sebuah gir yang diikat menggunakan tali ban bekas. Namun, celurit dan potongan selang diduga telah dibuang setelah kejadian.

Hingga kini, polisi telah mengamankan barang bukti berupa sebuah gir yang diikat tali ban bekas. Sementara itu, penyidik masih terus mendalami motif kejadian serta peran masing-masing terduga pelaku.

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *