Destinasi Wisata Edukasi Baru Lamongan

pes-copy

Kabarlamongan – Ekonomi – Sebuah destinasi wisata edukatif baru akan berdiri di Lamongan. Bagaimana tidak, destinasi wisata edukatif yang akan berdiri di Lamongan ini akan mengabungkan antara alam dengan dunia pendidikan. Objek wisata baru yang akan berdiri tersebut diberi nama Wisata Edukasi Gondang Outbond atau disingkat WEGO dan akan memanjakan masyarakat Lamongan dan sekitarnya yang gandrung dengan wisata alternatif.

Konsep awal kawasan wisata yang terletak di Desa Deketagung, Kecamatan Sugio ini adalah sebagai pusat rekreasi lingkungan hidup atau kawasan ekowisata. Saat ini, pembangunan kawasan wisata alternatif ini sudah sekitar 50 persen jadi. Pemilik sekaligus Pendiri WEGO, Suhandoyo mengaku, konsep awal WEGO adalah untuk pengetahuan mengenai hutan hujan tropis dengan berbagai jenis pohonnya. Namun, untuk lebih memanjakan pengunjung, Ia  mengembangkannya dengan membangun sejumlah arena. “Saat ini sudah ada 300 jenis pohon dan taman unggas juga ada,” kata Suhandoyo.

Lebih lanjut, Suhandoyo menjelaskan, selain sebagai lokasi wisata, WEGO nantinya juga akan bisa dimanfaatkan sebagai lokasi perkemahan  yang dibangun di sisi barat yang berbatasan dengan Waduk Gondang. Selain itu, lokasi wisata edukatif yang akan dibangun dengan gaya Eropa ini akan dibangun juga kolam renang dan auditorium.  “Flying fox, kereta gantung dan mainan anak-anak. Ada lapangan olahraga, panjat tebing dan lainnya,” jelas pria yang juga anggota DPRD Provinsi Jawa Timur dari fraksi PDI Perjuangan ini.‎

Suhandoyo menjelaskan, yang menjadi daya tarik utama di WÈGO yakni adanya pesawat dalah satu maskapai yang sudah tak terpakai dan dipampang di depan pintu masuk lokasi wisata. Tak cukup sampai disitu, di lahan seluas 23 ini nanti juga ada lokasi untuk memanjakan muda-mudi yang sedang kasmaran dengan membuat Pulau Cinta yang dilengkapi dengan jembatan dan perahu cintanya. ‎”Pesawatnya nanti akan kita namai WÈGO Air, di dalam komplit, ada AC dan kursinya, kita akan buat seperti nyata, akan bisa bergerak, kita gerakkan dengan hidrolik, seperti simulasi berada di dalam pesawat nanti,” urainya.

Suhandoyo menambahkan, WÈGO yang sudah 40 persen jadi ini akan mempekerjakan 200 orang lebih karyawan nanti dan akan berjajar aneka makanan khas Lamongan, mulai dari Soto hingga Sego Boranan. “Rencana WÈGO akan mulai buka 10 November tepat di hari pahlawan,” pungkasnya.